Rabu, 02 Juni 2010

KEKAYAAN TERBASAR

Keirian biasanya datang dari kehilangan rasa bahagia. Seorang pemecah batu yang melihat seorang kaya, iri dengan kekayaan orang itu, dan aneh, tiba-tiba ia berubah menjadi orang kaya. Ketika ia sedang berpergian dengan keretanya, ia harus memberi jalan kepada seorang pejabat. Iri dengan status pejabat itu, tibs-tibs ia berubah menjadi seorang pejabat.


Ketika ia meneruskan perjalanannya, ia merasakan panas terik matahari. Iri dengan kehebatan matahari, tiba-tiba ia berubah menjadi matahari. Ketika ia sedang bersinar terang, Sebuah awan hitam menyelimutinya. Iri dengan selubung awan, tiba-tiba ia berubah menjadi awan. Ketika ia sedang berarak dilangit, angin menyapunya. Iri dengan kekuatan angin, tiba-tiba ia berubah menjadi angin.


Ketika ia sedang berembus ia tak kuasa menembus gunung. iri dengan kegagahan gunung, tiba-tiba ia berubah menjadi gunung. Ketika ia sedang bertengger, ia melihat ada orang yang memecahnya. Iri dengan orang itu, tiba-tiba ia terbangun sebagai pemecah batu. Ternyata itu semua hanya mimpi si pemecah batu.


Karena kita semua saling terkait dan saling tergantung, tidak ada yang betul-betul lebih tinggi atau lebih rendah.kehidupan ini baik-baik saja kok, sampai Anda mulia membanding-bandingkan.

Minggu, 30 Mei 2010

SIKAP

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Sabtu, 15 Mei 2010

Janji Kembali

Janji Kembali

BiarKan sJ lka
meNgaUm
RnDu trThan dRu anGin
dNia bBda anTr u n' Q

BersLsh,b3rPguT
JanJi,,Kt4 cnTa
Lalu 4IR 5TA

BIAr trUsik cr!Ta di
pg!3 hri
ktik4 rindu kembLi
m3mByang dRi
Su4tu sa4t q Kan
tUk mU
MmbrimU STu p!nta
yG perNh kAu
sbUT